Penyesuaian Sosial

  1. Penyesuaian Sosial

Kontribusi Psikologi Pendidikan dalam proses pembelajaran adalah penyesuaian sosial baik dengan lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Implikasi dari pengembangan aspek ini adalah kepribadian yang mantap, mandiri dan bertanggungjawab. Untuk mengembangkan kepribadian, anak harus bisa menyesuaikan diri dilingkungan sosial yaitu rumah (keluarga), sekolah dan masyarakat secarakuat.

Pendidikan didalam keluarga sangat penting, sebab pendidikan dalam keluarga adalah yang utama. Dapat dikatakan bahwa anak menjadi besar dalam segala situasi didalam keluarga. Sejak bayi hingga menjadi manusia yang dewasa anak di belajar didalam keluarga, mulai dari berjalan, berbicara, makan, mengenal ayah ibu, mengenal perilaku manusia, tertawa, sedih dan beraneka ragam lainnya. Psikologi memiliki kontribusi untuk membantu anak dalam beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.

Lingkungan sekolah merupakan tempat mengembangkan kemampuan berfikir, agar menjadi penerus dalam penguasaan ilmu dan teknologi. Psikologi Pendidikan berkontribusi membantu para peserta didik disekolah untuk mengembangkan emosi, agar tersalurkan lebih positif melalu berbagai jenis kegiatan misalnya seni, olahraga, pekerjaan tangan, teater dan potensi – potensi yang lainnya. Dengan menyalurkan kreatifitas yang mereka miliki, makan emosi akan stabil, pada akhirnya akan mampu mengatasi hal – hal negatif dilingkunggan pendidikan. Sudah banyak terjadi kasus yang diakibatkan oleh emosi para siswa yang tidak stabil misalnya perkelahian, perebutan pasangan, tawuran, minuman beralkohol sampai pelaku aborsi. Peranan guru dalam membangun emosi yang positif dalam proses pembelajaran sangatlah penting. Guru hendaknya memiliki sikap responsif, antisiatif, koersif dan melakukan tindakan lainya untuk mengantisifasi hal – hal yang tidak diharapkan.

Selain itu, guru melalui pendekatan psikologinya harus memberikan bimbingan konseling kepada peserta didik. Kita mengetahui bahwa kehadiran Guru Bimbingan dan Konseling bukan hanya mengatasi masalah dan mendampingi anak dalam kegiatan belajar mengajar, sesungguhnya guru BK membantu anak dalam mengambil keputusan dalam karir, minat dan bakatnya. Disamping itu, Guru BK pun memberikan arahan kepada siswa terkait dengan adanya perbedaan setiap individu. Pada akhirnya akan terjadi konsep diri yang positif didalam kepribadian para siswa di sekolah.  BK di sekolah bertindak pula sebagai pengampu layanan bimbingan, salah satunya untuk memotivasi siswa, memberikan layanan informasi, memberikan bimbingan yang bermanfaat dan melakukan bimbingan dalam belajar.

https://haciati.co/kidu-a-relentless-quest-apk/