Penyelesaian Produksi dalam Kelompok Unit

 Penyelesaian Produksi dalam Kelompok Unit

 Penyelesaian Produksi dalam Kelompok Unit

Penyelesaian produksi dalam kelompok unit atau yang sering disebut sebagai batch ini adalah merupakan penyelesaian proses produksi dengan spesifikasi tertentu di dalam jumlah tertentu pula. Penyelesaian proses produksi yang dilaksanakan oleh perusahaan semacam ini akan dapat dipergunakan untuk pemenuhan pesanan (bekerja untuk pesanan) maupun untuk keperluan persediaan atau untuk memenuhi permintaan pasar. Secara umum proses penyelesaian produksi dalam kelompok unit tertentu tersebut dapat dipisahkan menjadi tiga macam:

  1. Kelompok produk yang diproduksikan dalam perusahaan tersebut hanya diproduksikan sekali saja.
  2. Kelompok produk yang diproduksi tersebut akan diproduksikan kembali, namun kapan akan diproduksikan lagi tidak mempunyai pola yang teratur.
  3. Kelompok produk tersebut akan diproduksi lagi di dalam perusahaan yang bersangkutan dengan tenggang waktu yang teratur atau dapat diketahui sebelumnya.

Untuk kelompok yang pertama, penyusunan urutan kerja dan waktu kerja akan selalu dilaksanakan untuk setiap kelompok produk yang akan diproduksikan dalam perusahaan yang bersangkutan. Dalam penyelesaian kelompok unit ini produk yang diproduksikan akan selalu berada di dalam jumlah tertentu, sedangkan dalam penyelesaian produk pesanan adalah dalam satuan produk tertentu. Demikian pula dalam proses pembungkusan, pengepakan dan pengiriman barang akan selalu terkait dengan jumlah unit tertentu yang telah selesai diproduksikan oleh perusahaan yang bersangkutan tersebut.

Untuk dua jenis lain dari penyelesaian produksi dalam kelompok produk ini akan lebih sederhana baik cara penentuan urutan proses produksi maupun waktu penyelesaian proses produksi untuk masing-masing kelompok produk. Suatu hal yang sangat perlu untuk diperhatikan dalam penyelesaian produksi dalam kelompok unit adalah disamping produk yang sedang diproses dalam perusahaan tersebut harus dapat selesai sebagaimana spesifikasi produk yang ada, maka jumlah dari kelompok produk tersebut juga harus sesuai sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya, karena belum tentu setiap kelompok produk tersebut akan mempunyai jumlah unit yang sama.

abaca juga :