CYBERCRIME ADALAH

CYBERCRIME ADALAH

CYBERCRIME ADALAH
CYBERCRIME ADALAH
Cybercrime adalah suatu bentuk kejahatan yang dilakukan melalui jaringan internet, seperti pencurian kartu kredit, hacking situs, menyadap transmisi data orang lain, memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam komputer, dan lain sebagainya.
Cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.
 
Contoh kasusnya sebagai berikut :
 

 

 

 

 

Pada tanggal 4 Februari 2011, sekelompok hacker menyusup jaringan komputer Nasdaq OMX Group Inc, yaitu sebuah perusahaan saham di Amerika Serikat. Kelompok ini menginstal Malware ke dalam Directory Desk (DD), yaitu suatu cloud computing milik operator perdagangan yang memungkinkan pejabat perusahaan berkomunikasi dan berbagi file melalui web. Kelompok ini mengancam dan mengklaim membuat akun email pada sistem komputer Nasdaq. Kelompok ini membobol platform komunikasi yang menyimpan data finansial, laporan, dan dokumen perencanaan 10.000 anggota dewan dari beberapa ratus perusahaan dari Fortune 500.
 
Sebelas orang yang didakwa kasus pencurian lebih dari 41 juta nomor kartu kredit dan debit, telah meng-hack ke dalam jaringan komputer wireless milik retailer TJX Cos, BJ’s Wholesale Club, OfficeMax, Boston Market, Barnes & Noble, Sport Authority, Foverer 21 dan DSW. Tiga tersangka merupakan warga negara Amerika, tiga dari Estonia, tiga dari Ukraina, dua dari China dan satu dari Belarus. Para tersangka menggunakan teknik yang disebut dengan “wardriving”, dengan menjelajah di beberapa tempat dengan menggunakan laptop dan mencari sinyal wirelles yang terhubung ke internet. Kemudian mereka memetakan jaringan komputer yang ada lubang keamanannya, kemudian mereka meng-install program sniffer yang menangkap nomor kartu kredit dan debit. Data penting yang dicuri tersebut disimpan di dua server, di Ukraina dan Latvia. Salah satu diantaranya terdapat lebih dari 25 juta nomor kartu kredit dan debit, sedangkan yang satunya lebih dari 16 juta.
 
Kasus pembajakan akun Facebook yang disebabkan kesadaran IT Security pengguna masih rendah, padahal Facebook sudah mempunyai fitur security yang baik. Pengguna yang tingkat kesadaran IT Security-nya masih rendah kerap kali menggunakan password berupa tanggal lahirnya ataupun data pribadi yang mudah ditebak, sehingga pembajak akun tersebut memanfaatkan akun bajakannya untuk menipu kolega ataupun mencemarkan nama baik pemilik akun.
 
Jeniffer Lopez menuntut domain name jenniferlopez.net dan jenniferlopez.org karena telah menyalahgunakan namanya untuk mengeruk keuntungan dari pendapatan iklan. Jeniffer Lopez mendaftarkan namanya di internet sebagai merek dagang pada Mei 1999 dan telah menjual lebih dari 48 juta album. Sementara seorang pria bernama Jeremiah Tieman mendaftarkan dua domain yang sama untuk mengelola situs penyedia informasi bagi para penggemar artis, sehingga menarik pengguna internet mengunjungi situs Jeniffer Lopez palsu dan menarik biaya dari setiap iklan yang masuk.
 
Januari 2008, sebuah aplikasi Flash bernama Secret Crush yang berisi link ke program Adware terdapat pada Facebook. Lebih dari 1.5 juta pengguna mengunduhnya sebelum disadari oleh administrator situs.
Juli 2009, Twitter menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun Twitter dan menular melalui postingannya, dan menjangkiti semua follower.
Agustus 2009, Twitter diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis. Ketika pengguna mengkliknya, maka otomatis mendownload Trojan-Downloader.Win32.Banload.sco.
Facebook juga pernah dihebohkan oleh link McDonald, sebuah undangan atau tautan palsu. Bila diklik, akun Facebook akan terinfeksi virus yang akan menjaring informasi di halaman Facebook pengguna.
 
Pada tanggal 31 Agustus 2009 yang merupakan peringatan hari kemerdekaan Malaysia yang ke-52, situs-situs Malaysia diserang oleh para hacker dan defacer dari Indonesia. Tindakan ini dilakukan agar Malaysia tidak lagi mengusik kebudayaan bangsa Indonesia.