Pengertian Identitas Nasional

 Pengertian Identitas Nasional

 Pengertian Identitas Nasional

Istilah  identitas  nasional  dapat  disamakan  dengan  identitas  kebangsaan. Secara  etimologis  ,  identitas  nasional  berasal  dari  kata  “identitas”  dan  “nasional”.
Kata  identitas  berasal  dari  bahasa  Inggris  identity  yang  memiliki pengertian  harfiah;  ciri,  tanda  atau  jati  diri  yang  melekat  pada  seseorang, kelompok atau . sesuatu sehingga membedakan dengan yang lain.
Kata “nasional” merujuk pada  konsep kebangsaan. Kata identitas berasal dari bahasa Inggris identiti yang memiliki pengerian harfiah  ciri-ciri,  tanda-tanda  atau  jati  diri  yang  melekat  pada  seseorang  atau  sesuatu  yang membedakannya dengan yang lain.
Jadi,  pegertian  Identitas  Nsaional  adalah  pandangan  hidup  bangsa, kepribadian  bangsa,  filsafat  pancasila  dan  juga  sebagai  Ideologi  Negara sehingga  mempunyai  kedudukan  paling  tinggi  dalam  tatanan  kehidupan berbangsa  dan  bernegara  termasuk  disini  adalah  tatanan  hukum  yang berlaku  di  Indonesia,  dalam  arti  lain  juga  sebagai  Dasar  Negara  yang merupakan  norma  peraturan  yang  harus  dijnjung  tinggi  oleh  semua  warga Negara  tanpa  kecuali  “rule  of  law”,  yang  mengatur  mengenai  hak  dan kewajiban  warga  Negara,  demokrasi  serta  hak  asasi  manusia  yang berkembang semakin dinamis di Indonesia.

2.  Unsur – Unsur Identitas Nasional
Identitas  Nasional  Indonesia  merujuk  pada  suatu bangsa yang  majemuk. Ke-majemukan  itu  merupakan  gabungan  dari  unsur-unsur  pembentuk identitas, yaitu suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa.

a.  Suku Bangsa
adalah  golongan  sosial  yang  khusus  yang  bersifat  askriptif  (ada  sejak lahir), yang sama coraknya dengan golongan  umur  dan jenis kelamin.  Di Indonesia  terdapat  banyak  sekali  suku  bangsa  atau  kclompok  etnis dengan tidak kurang 300 dialek bahasa.

b.  Agama
bangsa  Indonesia  dikenal  sebagai  masyarakat  yang  agamis.  Agama-agama  yang tumbuh  dan  berkembang di  Nusantara adalah  agama  Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu. Agama Kong Hu Cu pada  masa  Orde  Baru  tidak  diakui  sebagai  agama  resmi  negara,  tetapi sejak  pemerintahan  Presiden  Abdurrahman  Wahid,  istilah  agama  resmi negara dihapuskan.

c.  Kebudayaan
adalah  pengetahuan manusia sebagai  makhluk  sosial yang  isinya adalah perangkat-perangkat  atau model-model pengetahuan yang secara kolektif digunakan  oleh  pendukung-pendukungnya  untuk  menafsirkan  dan memahami  lingkungan  yang  dihadapi  dan  digunakan  sebagai  rujukan atau pedoman  untuk bertindak (dala bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan) sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.

d.  Bahasa
merupakan  unsur  pendukung  identitas  nasional  yang  lain.  Bahasa dipahami  sebagai  sistem  perlambang  yang  secara  arbitrer  dibentuk  atas unsur-unsur  bunyi  ucapan  manusia  dan  yang  digunakan  sebagai  sarana berinteraksi antar manusia. Dari  unsur-unsur  identitas  Nasional  tersebut  dapat  dirumuskan pembagiannya menjadi 3 bagian sebagai berikut :

a.  Identitas Fundamental,
yaitu  Pancasila  yang  merupakan  Falsafah  Bangsa,  Dasar  Negara,  dan ldeologi Negara.

b.  Identitas Instrumental,
yang  berisi  UUD  1945  dan  Tata  Perundangannya,  Bahasa  Indonesia, Lambang Negara, Bendera Negara, Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”.

c.  Identitas Alamiah
yang  meliputi  Negara  Kepulauan  (archipelago)  dan  pluralisme  dalam suku, bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan (agama). Menurut  sumber  lain  (http://goecities.com/sttintim/jhontitaley.html) disebutkan bahwa: Satu jati diri dengan dua identitas:

baca juga :