Layaknya Kuliah, Tujuh SMP di Jogja Pakai Sistem SKS

Layaknya Kuliah, Tujuh SMP di Jogja Pakai Sistem SKS

Layaknya Kuliah, Tujuh SMP di Jogja Pakai Sistem SKS
Layaknya Kuliah, Tujuh SMP di Jogja Pakai Sistem SKS

Layaknya perkuliahan, sebanyak tujuh SMP di Kota Yogyakarta mulai memberlakukan

sistem Satuan Kredit Semester (SKS). Tujuh sekolah ini adalah SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, SMP Negeri 8, SMP Negeri 16, dan SMP Muhammadiyah 3.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edy Heri Suasana menjelaskan, jumlah total SKS di SMP ada 240 SKS. Menurutnya, total 240 SKS ini bisa jadi hanya diselesaikan empat semester atau dua tahun, bahkan juga memungkinkan sampai empat tahun.

“Dalam kondisi normal total SKS tersebut bisa diselesaikan dalam enam hingga delapan semester.

Namun jika sampai delapan semester belum selesai, maka ada kemungkinkan dikenai drop out (DO) layaknya dalam sistem perkuliahan,” ulasnya.

Meskipun ada sistem DO, namun, bagi siswa berprestasi akan memungkinkan untuk menyelesaikan pembelajaran secara lebih cepat. Sebaliknya, bagi siswa yang kurang optimal maka pembelajarannya akan lebih lambat.

Sekolah yang menerapkan sistem ini harus memiliki ruang belajar yang lebih banyak

dari rombongan belajar (rombel). Banyaknya ruang belajar itu, kata dia, untuk persiapan moving class. Moving class ini dilaksanakan agar potensi peserta didik dapat benar-benar terasah.

Selain itu, jumlah guru yang dimiliki juga harus memadai. Sementara, untuk kurikulum pendidikan maupun muatan lokal yang diajarkan tidak ada perubahan.

“Sekolah yang hendak menerapkan sistem SKS tersebut, harus membuat analisa dan memaparkan ke Dinas Pendidikan,” kata Edy. (Andi)

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/