Buku Pembantu Piutang

Buku Pembantu Piutang

Buku Pembantu Piutang
Buku Pembantu Piutang

Informasi piutang merupakan suatu yang sangat penting dalam operasional perusahaan. Banyak cara dilakukan oleh masing-masing organisasi bisnis untuk mendapatkan informasi piutang. Namun dengan bantuan sistem akuntansi komputer, pekerjaan ini menjadi sangat mudah. Akuntansi komputer dapat menampilkan informasi tersebut dalam hitungan detik. Informasi yang ditampilkan sesuai dengan kebutuhan dan dapat ditentukan secara interaktif, misalnya : Laporan Total piutang, Informasi piutang customer tententu, Piutang yang telah jatuh tempo, Analisa piutang, dll

Dalam sistem akuntansi komputer, buku pembantu piutang (Account Receivable) adalah buku yang dikerjakan secara automatis oleh sistem komputer. Piutang dicatat bersamaan dengan pembuatan invoice dan diupdate saat penerimaan kas atau memorial. Prosedur yang diaplikasikan juga terdapat banyak variasi. Ada yang menerapkan prosedur dengan memisahkan penjualan tunai dengan penjualan kredit dimana jika penjualan tunai maka tidak perlu dicatat ke buku piutang dengan asumsi bahwa bagian yang menangani piutang tidak punya keterkaitannya dengan penjualan tunai. Dalam akuntansi manual prosedur seperti ini cukup berarti dalam mengurangi beban pada bagian piutang namun dengan prosedur ini banyak terjadi kekeliruan karena dalam pembayaran tunai tidak berarti cash and carry seperti pembayaran yang kita lakukan bila kita membeli kebutuhan sehari-hari di supermaket.
Saya menerapkan prosedur dengan mencatat semua transaksi penjualan baik tunai maupun kredit ke buku piutang sehingga dari buku piutang tersebut, lebih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjamin validasi transaksi dan lebih banyak variasi laporan yang dapat ditampilkan.

Berdasarkan pengalaman di lapangan, sering saya bersilang pendapat dengan pemakai informasi, dimana banyak permintaan diluar pemikiran saya misalnya permintaan laporan piutang dengan urut invoice (tidak boleh longkap), laporan piutang dengan menampilkan transaksi sedetil-detilnya dll. Tidak mudah untuk memahami maunya seseorang dimana masing-masing mempunyai cara yang berbeda, sekalipun saya dapat menjelaskan bahwa dua bentuk laporan yang disebutkan itu adalah laporan penjualan, Bukan laporan piutang.

Sebenarnya tidak ada kesulitan untuk memenuhi permintaan tersebut apalagi yang menggunakan informasi adalah mereka namun disisi lain kita berurusan dengan efisiensi pengolahan  data dalam menhadapi keterbatasan sumberdaya.

Pokok pikirannya adalah apa yang dibutuhkan, itulah yang ditampilkan dan apa yang ditampilkan sebagiannya dapat diambil dari sumber yang berbeda sehingga tidak perlu dicatat berulangkali seperti apa yang belaku dalam akuntansi metode tangan/mesin tik. Prosedur-prosedur akuntansi manual terlebih dahulu perlu disederhanakan sebelum diaplikasikan ke akuntansi komputer, termasuk penyesuaian prosedure pengawasan internal.

Baca Juga :