Mayoritas Orang Indonesia Tak Gosok Gigi dengan Benar

Mayoritas Orang Indonesia Tak Gosok Gigi dengan Benar

Mayoritas Orang Indonesia Tak Gosok Gigi dengan Benar
Mayoritas Orang Indonesia Tak Gosok Gigi dengan Benar

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember drg. Rahardyan Parnaadji

mengatakan, derajat kesehatan gigi regional maupun nasional saat ini masih perlu ditingkatkan.

Kasus gigi berlubang masih menjadi persoalan besar yang perlu diselesaikan. Menurut Rahardyan, 95 persen masyarakat Indonesia sebenarnya sudah menggosok gigi.

“Namun hanya 2.3 persen yang melakukan sikat gigi dengan benar,

sehingga kasus gigi berlubang masih sangat tinggi,” kata Rahardyan, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (8/9/2019).
Baca Juga:

Cara Mahasiswa Universitas Jember Merevitalisasi TPA Sampah
Wawancara Kandidat Rektor Unej yang Ingin Pimpin Perang KPK Lawan Korupsi
Tips Pilih Promotor agar Cepat Jadi Doktor
Akademi Akuntansi Bergabung dengan IKIP PGRI Jember
Mahasiswa Kelola BI Corner di Unej

Unej mendukung program Kementerian Kesehatan 2030 Indonesia Bebas Karies.

Namun Rahardyan mengingatkan perlunya pembenahan perimbangan industri kedokteran gigi di Indonesia dengan jumlah tenaga dokter gigi.

Saat ini perbandingan jumlah dokter gigi dengan jumlah penduduk adalah satu banding 9000. Padahal idealnya satu dokter gigi berbanding dengan seribu penduduk. “Belum lagi sebaran dokter gigi yang tidak merata ke daerah-daerah terpencil, masih banyak berkumpul di pulau Jawa,” kata Rahardyan. [

 

Baca Juga :