Ketahui Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Ketahui Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Ada yang memiliki masalah dengan emosinya yang mudah meluap-luap? Atau merasa merugi dan jadi menemui banyak masalah gara-gara emosi yang tak terkendali? Bagaimana Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Semua manusia memang memiliki emosi, namun tidak semua orang mampu mengendalikan emosi yang berlebihan. Mulai dari emosi berupa amarah, senang, sedih, sakit, dan sebagainya.

Nah, khusus untuk Anda yang ingin tahu atau berusaha menemukan cara mengendalikan emosi, coba simak sejenak ulasan berikut.

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba dengan mudah, untuk mengendalikan emosi yang berlebihan. 5 Langkah yang dirangkum dari berbagai sumber, mulai dari cara-cara yang diajarkan Rasulullah SAW, tips dari para psikolog, dan pakar lainnya.

Apa saja langkah itu?

#1 Menjaga Lisan di Saat Mulai Emosi
Sangat dianjurkan untuk bersikap diam, ketika kita, manusia, sedang marah. Dan, jika memang perlu bicara, maka tenangkanlah diri untuk sejenak. Jangan sampai emosi menguasai pikiran dan tindakan kita, karena hal itu seringkali membawa pada hal yang merugi.

“Jika kalian marah, maka diamlah.” (HR. Ahmad)

“Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat, yang dia tidak terlalu memikirkan dampaknya, namun menggelincirkannya ke neraka yang dalamnya sejauh timur dan barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Ketika marah, anda hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus.” (Thomas Jefferson)

#2 Berwudhu dan Berdoa
Berwudhu, salat, hingga berdoa adalah anjuran dari Rasulullah, ketika kita sedang emosi berlebihan. Tujuannya ialah untuk menormalkan kembali emosi dan memadamkan api di dalam dada.
.
Dalam bahasa ilmiah hal ini bisa juga disebut dengan aktivitas meditasi atau menenangkan diri. Cari tempat yang tepat, ambil nafas perlahan, tutup mata sekitar 5 hingga 10 menit.

#3 Berpikir Melingkar
Setelah merasa sedikit lebih tenang, maka cobalah untuk berpikir melingkar. Tujuannya untuk mengembalikan semangat dan motivasi Anda, setelah berhasil menenangkan emosi.

Misalnya seperti memikirkan kembali akibat jika meluapkan emosi, mencoba melihat dari sudut pandang lain, berpikir logis, memikirkan cara yang tepat melampiaskan emosi, memaafkan, melupakan, dan sebagainya.

#4 Tersenyumlah
Tidak peduli seperti apa emosi yang sedang Anda alami, cobalah untuk menipu diri sendiri dengan cara tersenyum. Sejelek apapun senyum itu tetap akan membawa perubahan pada perasaan Anda.

Kadang emosi akan berubah menjadi lebih positif ketika tersenyum. Mungkin terasa janggal, jika tersenyum saat marah. Namun, Anda perlu tahu bahwa otak berkaitan dengan bahasa tubuh.

Dengan tersenyum, otak akan merespon dan menyesuaikan emosi dengan senyuman Anda. Tersenyum juga bisa meredakan situasi tegang. Jadi, tersenyumlah.

#5 Sharing dengan Orang yang Tepat
Jika Anda merasa belum cukup dengan cara-cara di atas, maka cobalah untuk sharing. Namun, pastikan Anda sharing atau curhat pada orang yang tepat.

Sharing ini akan membantu Anda menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Selain itu, sharing pada sahabat atau orang lain yang tepat juga bisa membantu Anda meredam emosi, dengan saling mengingatkan.

Baca Juga :