Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Untuk menghindar serangan jantung, menghindari makanan yang tidak sehat, dan makan makanan yang kaya nutrisi, serat, dan lemak sehat. Memang kematian akibat penyakit jantung udah mengalami penurunan di dalam lebih dari satu tahun terakhir, tetapi tetap merupakan pembunuh nomer satu di Amerika juga di Indonesia. Untuk itu perlu diketahui cara menghindar aspek risiko penyakit jantung. Ada memadai banyak cara untuk menghindar penyakit kardiovaskular, yang termasuk stroke dan serangan jantung. Yang memahami bahwa bersama makan dan hidup sehat seperti berolahraga lebih banyak bisa berpengaruh penting pada pencegahan penyakit jantung. Berikut ini tersedia 18 model makanan yang terbukti dan diyakini para ahli sebagai makanan sehat untuk menghindar penyakit jantung.

1. Ikan Salmon

Salmon dan ikan berlemak lainnya seperti ikan sarden dan mackerel adalah makanan sehat untuk jantung gara-gara mempunyai kandungan sejumlah asam lemak omega-3, ditunjukkan di dalam hasil penelitian untuk menurunkan risiko aritmia (detak jantung tidak teratur) dan aterosklerosis (pembentukan plak di arteri) dan penurunan trigliserida. American Heart Association menganjurkan makan ikan dan sebaiknya ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu. Asam lemak omega-3 juga tersedia sebagai suplemen diet.

2. Havermut

18 Makanan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung
Havermut atau bubur gandum mempunyai kandungan serat yang memadai tinggi yang bisa menurunkan kolesterol. “Makanan ini berfungsi sebagai spons di saluran pencernaan dan membasahi kolesterol agar dihilangkan berasal dari tubuh dan tidak terserap ke di dalam aliran darah,” kata Lauren Graf, seorang ahli gizi di Montefiore Medical Center Amerika. Ia menganjurkan untuk menghindari havermut instan, yang kerap mempunyai kandungan gula, dan jadi menuju makanan olahan kuno atau bahkan roti panggang cepat. Biji-bijian utuh lainnya seperti bubur jagung juga bagus untuk jantung selama tetap mempunyai kandungan butiran jagung yang dominan. Nama havermut yang diadopsi berasal dari bhs Belanda (havermout), adalah bahan makanan yang disita berasal dari biji oat (ground oat atau white oat). Oat sendiri adalah sejenis padi-padian bersama nama latin Avena Sativa. Diperkirakan bahwa oat pertama kali ditanam sebagai sumber bahan makanan pada pas zaman perunggu di Timur Dekat 3600-1200 SM dan Eropa 3600 – 600 SM.

3. Blueberry

Bukan hanya blueberry, tetapi juga stroberi dan buah beri lainnya. Menurut sebuah penelitian tahun 2013, wanita berusia 25 hingga 42 tahun yang makan lebih berasal dari tiga porsi blueberry dan stroberi seminggu memiliki risiko serangan jantung 32% lebih rendah dibandingkan bersama mereka yang makan lebih sedikit. Telah tersedia temuan penelitian yang menghubungkan faedah yang dikenal bersama anthocyanin, flavonoid (yang merupakan antioksidan) yang bisa menurunkan tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah. Anthocyanin inilah yang berikan warna merah dan biru pada tanaman.

4. Coklat hitam

Beberapa penelitian sekarang membuktikan bahwa coklat hitam bisa berfungsi bagi jantung Anda, keliru satunya temuan di tahun 2012 bahwa mengkonsumsi coklat tiap tiap hari bisa mengurangi serangan jantung dan stroke pada orang-orang yang berisiko tinggi pada kasus ini. Temuan ini hanya berlaku untuk coklat hitam atau coklat gelap, yang berarti coklat terdiri berasal dari setidaknya 60-70% kakao. Cokelat hitam mempunyai kandungan flavonoid yang disebut polifenol, yang bisa membantu tekanan darah, pembekuan, dan pembengkakan. Sayangnya, coklat susu dan kebanyakan permen tidak berikan nilai di dalam merawat jantung Anda.

5. Buah sitrus

Wanita yang mengkonsumsi flavonoid di dalam kuantitas tinggi yang ditemukan di dalam jeruk dan buah anggur memiliki 19% risiko stroke iskemik yang lebih rendah (yang disebabkan oleh bekuan darah) daripada wanita yang tidak beroleh banyak senyawa ini, sebuah penelitian tahun 2012 menemukan. Buah jeruk juga tinggi vitamin C, yang dikaitkan bersama risiko penyakit jantung lebih rendah. Waspadalah pada jus jeruk yang mempunyai kandungan tambahan gula. Sadarilah bahwa produk jus bersama tambahan gula mengganggu aksi obat penurun kolesterol yang dikenal bersama statin.

6. Kedelai

Produk kedelai, juga memahami dan susu kedelai, adalah cara yang baik untuk mengimbuhkan protein ke makanan Anda tanpa lemak dan kolesterol tidak sehat. Produk kedelai mempunyai kandungan lemak tak jemu yang memadai tinggi (baik untuk kesehatan Anda), serat, vitamin, dan mineral. Apalagi, kedelai bisa mengurangi tekanan darah pada orang yang mengkonsumsi makanan olahan bersama karbohidrat yang tinggi. Dan dibandingkan bersama susu atau protein lainnya, protein kedelai justru bisa menurunkan kolesterol “jahat” atau LDL.

baca juga :