Suara Warganet Memaknai Hardiknas 2018

Suara Warganet Memaknai Hardiknas 2018

Suara Warganet Memaknai Hardiknas 2018
Suara Warganet Memaknai Hardiknas 2018

Kemendikbud — Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 digelar hari ini

, Senin (7/5) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tema yang diangkat dalam peringatan Hardiknas 2018 adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Bagaimana masyarakat memaknai peringatan Hardiknas tahun ini? Admin media sosial Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang warga net berkomentar tentang makna dan harapan mereka terhadap pendidikan di Indonesia. Melalui pertanyaan “apa makna pendidikan bagimu dan harapan untuk pendidikan di Indonesia?” yang diunggah pada akun facebook Kemdikbud.RI, Minggu (1/5) yang lalu, komentar yang masuk hingga Senin (7/5) mencapai 683 komentar.

Beragam tanggapan disampaikan oleh para warganet. Salah satunya komentar yang disampaikan pemilik akun Slamet Wibowo yang menulis, “Pendidikan adalah investasi negara. Apabila rakyat bisa menikmati pendidikan secara merata, maka negara akan menuai kemakmuran secara merata pula.” Selanjutnya ia menulis lagi harapannya terhadap pendidikan Indonesia di masa datang. Slamet berharap, sekolah menyediakan fasilitas yang memadai, mata pelajaran yang bervariasi, dan memiliki guru profesional dengan gaji cukup.

Komentar lainnya disampaikan oleh pemilik akun Wahdhaniyah Auliya yang menulis bahwa pendidikan

baginya adalah fondasi dasar untuk membangun bangsa yang maju peradabannya. “Harapan saya, semoga setiap orang di Indonesia sadar akan pentingnya pendidikan dan sama-sama membangun pendidikan yang lebih baik untuk negeri ini,” lanjutnya.

Ada pula komentar yang menyoroti pentingnya pendidik dalam pendidikan di Indonesia. Komentar itu disampaikan oleh pemilik akun Ningsih Verby. “Bagi saya pendidikan adalah cerminan kepribadian. Saat kita berada di depan cermin, tentu kita akan mengharapkan sesuatu yang terbaik dari diri kita. Begitu pula sebagai seorang pendidik, sukses tidaknya pendidikan bergantung pada pendidiknya. Jika pendidik tidak mampu memberikan yang terbaik bagi anak didiknya, maka berdampak pada karakter peserta didik, begitupun sebaliknya,” tulis Ningsih dalam kolom komentar.

Ia menambahkan, hendaknya seorang pendidik mampu menjadi cermin yang kelak bisa memberikan kesenangan,

kenyamanan, keunikan, dan kecantikan pekerti bagi anak didiknya. “Selamat hari pendidikan. Sukses untuk semua pendidik di seluruh tanah air Indonesia,” tulisnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy saat menyampaikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hardiknas pada 2 Mei 2018 mengatakan, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan. “Kita berkomitmen untuk terus berikhtiar membangun pendidikan,” ucap Mendikbud. (Ratih Anbarini)

 

Sumber :

http://www.macrothink.org/journal/index.php/ajfa/comment/view/11810/10136/10716