Kegiatan Politik Menjelang Pilpres

Kegiatan Politik Menjelang Pilpres

Kegiatan Politik Menjelang Pilpres
Kegiatan Politik Menjelang Pilpres

BANDUNG-Menjelang Pemilu Presiden (Pilpres)

beberapa Ormas menggelar berbagai Kegiatan.

Untuk massa yang tergabung dalam Ormas Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi, menggelar diskusi politik dengan tema “Posisi Tawar Jabar dan Pilpres 2014.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) hadir beberapa tokoh Jabar sebagai nara sumber, diantaranya budayawan Jabar Uu Rukmana, politisi Sodik Mujahid.

Uu, dalam diskusi tersebut mengungkapkan posisi tawar Jabar takterlepas dari kondisi Sunda.

Sejarah di tahun 40an, Sunda identik dengan Indonesia sehingga

dapatditafsirkan Sunda identik dengan Indonesia.

Berdasarkan perspektif sejarah juga pada abad ke-4 masehi, disamping Sungai Citarum, kerajaan pertama mulai terbentuk di tatar Sunda, yaitu Kerajaan Tarumanegara.

Perjalanan sejarah berikutnya, pusat Kerajaan Sunda menjadi Kerajaan Padjadjaran.

Selanjutnya posisi tawar untuk konteks menjelang Pemilu Presiden berpeluang untuk mendapatkan Cawapres, tetapi melihat konstelasi sekarang sekarang tinggal posisi Menteri minimal 5 orang.

Jumlah penduduk Jabar, capai 44 juta lebih sangat layak jika dalam jabatan publik pasca pesta demokrasi tahun ini bisa mengakomodir keterwakilan masyarakat sunda untuk menempati jabatan strategis

dipemerintahan.

Kondisi sekarang dengan Jabar penduduk terbesar di Indonesia,

banyak Ormas yang sekarang sudah menghimpun kader potensial yang layak menempati jabatan strategis di pemerintahan.

Sementara itu, KH Sodiq Mujahid dalam pertemuan tersebut memaparkan manajemen politik koordinasi dipertanyakan agar tokoh sunda dapat dimunculkan untuk berpartisipasi dalam bidang politik.

Dengan penduduk terbesar di Jabar, bukan hanya jabatan politis yang harus proporsional untuk masyarakat Sunda, hal yang harus diperjuangkan juga adalah proporsional dukungan anggaran untuk kepentingan pembangunan. (Nur)

 

Baca Juga :