Arus balik, Polda Jabar Siapkan Langkah Strategis

Arus balik, Polda Jabar Siapkan Langkah Strategis

Arus balik, Polda Jabar Siapkan Langkah Strategis
Arus balik, Polda Jabar Siapkan Langkah Strategis

GARUT-Dalam mengantisipasi arus balik lebaran tahun 2018

, jajaran Polda Jabar menyiapkan berbagai langkah strategis.

Hal itu diungkapkan Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Drs. Supratman pada pertemuan lintas sektoral terkait rapat koodinasi antisipasi pengamanan arus balik Lebaran 1439 H jalur selatan di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Minggu (17/6/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa Pejabat Utama Polda Jabar

. Turut hadir pula dalam acara tersebut Kapolres Garut, Kapolres Bandung, Kapolres Cimahi, Kapolres Tasikmalaya Kota, Kapolres Tasikmalaya, Perwakilan TNI, Perwakilan Bupati/Walikota, perwakilan pengelola Tol, Dishub, serta Dinas Kesehatan.

Wakapolda Jabar mengatakan penambahan libur nasional dua hari sangat berdampak positif terhadap situasi arus mudik dan balik. “Pemudik bisa mengatur waktu lebih leluasa,“ katanya.

Wakapolda Jabar juga menyampaikan bahwa kondisi arus mudik tahun ini dari sisi kelancaran arus maupun laka lantas dibandingkan tahun sebelumnya jauh lebih baik. “Semua keberhasilan ini tidak lain karena bantuan dan kerja sama semua pihak,” ungkapnya.

Sedangkan dalam menghadapi arus balik lebaran tahun ini

, Polda Jabar telah menyiapkan langkah-langkah serta strategi guna membuat arus lalu lintas tetap lancar dan aman.

Adapun Wadir Lantas Polda Jabar AKBP Risto Samodra menyebutkan beberapa wilayah yang sering terjadi kemacetan pada arus mudik lebaran diantaranya Gentong, Limbangan, Nagrek, dan Cileunyi.

Sedangkan daerah-daerah rawan kecelakan diantisipasi dengan menyiapkan kendaraan derek di sekitar lokasi rawan tersebut. “Akan distandby-kan kendaraan truk derek di sekitar lokasi,“ tegasnya.

Selain itu, dalam mengurai kemacetan pada arus balik lebaran, Polda Jabar akan memberlakukan contraflow yang sebelumnya dilakukan pengecekan oleh tim urai dari kepolisian. Hal tersebut perlu dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus apabila dilakukan one way. “Tim urai agar melakukan kontrol terlebih dahulu sebelum di lakukan one way,” pungkasnya. (Pun)

 

Sumber :

http://saradan.madiunkab.go.id/info/2019/04/10/bagaimana-cara-hadapi-anak-gagal-sekolah-dihari-pertama/