Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil Perusahaan – Melakukan penyewaan mobil atas nama perusahaan pastinya membutuhkan surat perjanjian sewa mobil bersama dengan pemilik mobil. Entah itu lewat rental mobil atau bersama dengan pemilik perseorangan. Contoh surat perjanjiannya adalah sebagai berikut.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil Perusahaan

SURAT PERJANJIAN SEWA MOBIL

Pada hari ini Rabu, tanggal 10 Oktober 2018, yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama    :               Ilham Hidayat

Pekerjaan           :               Wiraswasta

Jabatan                :               Pemilik Toko

Alamat  :               Jl. Ahmad Yani No. 12 Makassar

No KTP :               3247382437293490001

No HP   :               089696967676

Dalam perihal ini bertindak untuk dan atas:

Nama Perusahaan           :               CV Berkat Jaya

NPWP   :               21983791827391

Alamat  :               Jl. Ahmad Yani No. 12 Makassar

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama    :               Nelma Kharisma

Pekerjaan           :               PNS

Alamat  :               Jl. Macan No. 23 Makassar

No KTP :               3427342894328002

No HP   :               089676767606

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak bersama dengan ini menerangkan bahwa pihak kedua selaku pemilik sah dan sudah sepakat untuk menyewakan kepada pihak pertama, dan pihak pertama sudah sepakat untuk menyewa dari pihak kedua berupa:

1              Jenis Kendaraan               :               Isi Disini

2              Merk/ Type        :               Isi Disini

3              Tahun Pembuatan           :               Isi Disini

4              Nomor Polisi      :               Isi Disini

5              Nomor Rangka  :               Isi Disini

6              Nomor Mesin    :               Isi Disini

7              Warna   :               Isi Disini

8              Kondisi Barang  :               Isi Disini

Untuk setelah itu disebut KENDARAAN.

Selanjutnya kedua belah pihak bersepakat bahwa perjanjian sewa-menyewa kendaraan antara pihak kedua dan pihak pertama ini berlaku sejak tanggal penandatanganan surat perjanjian ini di mana kriteria serta ketentuan-ketentuan di dalam surat perjanjian ini diatur di dalam 12 (dua belas) pasal, sebagai berikut:

PASAL 1

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN SEWA

Ayat 1

Sewa-menyewa ini dilangsungkandan diterima untuk jangka waktu 30 (tiga puluh) hari, terhitung sejak tanggal (19 Mei 2014) dan berakhir terhadap tanggal (18 Juni 2014).

Ayat 2

Setelah jangka waktu tersebut lampau, maka sewa-menyewa ini sanggup diperpanjang untuk jangka waktu dan bersama dengan kriteria serta ketentuan-ketentuan yang dapat ditentukan di dalam Surat Perjanjian tersendiri.

PASAL 2

HARGA SEWA

Ayat 1

Harga sewa atas kendaraan untuk seluruh jangka waktu sewa berjumlah Rp.6.000.000,00 (Enam Juta Rupiah) yang keseluruhannya dapat dibayarkan pihak pertama secara sekaligus bersamaan bersama dengan penandatanganan Surat Perjanjian ini.

Ayat 2

Surat Perjanjian ini berlaku sebagai tanda bukti pelunasan yang sah dari sejumlah duwit sewa kendaraan dimaksud.

PASAL 3

KETENTUAN-KETENTUAN KHUSUS

Ayat 1

Sebelum jangka waktu sewa-menyewa seperti yang tertulis terhadap pasal 1 ayat (1) Surat Perjanjian ini berakhir, pihak kedua mirip sekali tidak dibenarkan berharap pihak pertamauntuk mengakhiri jangka waktu kontrak atau pun menyerahkan kembali kendaraan tersebut kepada pihak kedua, terkecuali terdapat kesepakatan di antara kedua belah pihak.

Ayat 2

Pihak kedua untuk persewaan ini tidak diperbolehkan untuk memungut duwit sewa tambahan kembali dari pihak pertama bersama dengan alasan atau dalih apa pun juga.

PASAL 4

PENYERAHAN KENDARAAN

Pihak kedua menyerahkan kendaraan kepada pihak pertama sesudah ditandatanganinya Surat Perjanjian ini tersebut Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari kendaraan yang dimaksud.

PASAL 5

HAK DAN TANGGUNG JAWAB PIHAK PERTAMA

Ayat 1

Pihak pertama berhak semuanya untuk mengfungsikan KENDARAAN yang disewanya bersama dengan Perjanjian ini.

Ayat 2

Mengingat kendaraan sudah dipegang oleh pihak pertama sebagai penyewa, karena itu pihak pertama bertanggung jawab penuh untuk merawat dan merawat keutuhan serta kebaikan kondisi kendaraan tersebut sebaik-baiknya atas cost pihak pertama sendiri.

Ayat 3

Apabila perjanjian sewa-menyewa ini berakhir, pihak pertama harus menyerahkan kembali kendaraan tersebut kepada pihak kedua di dalam kondisi jalan, terawat baik dan kondisinya lengkap seperti kala pihak pertama menerimanya dari pihak kedua.

PASAL 6

LARANGAN-LARANGAN

Ayat 1

Status kepemilikan kendaraan tersebut di atas semuanya ada di tangan pihak kedua sampai pihak pertama dilarang laksanakan perbuatan-perbuatan yang punya tujuan untuk memindah tangankan kepemilikannya, seperti menjual, menggadaikan, memindahtangankan atau laksanakan perbuatan-perbuatan lain yang punya tujuan untuk memindah tangankan kepemilikannya.

Ayat 2

Pelanggaran pihak pertama atas ayat (1) merupakan tindak pidana cocok Pasal 372 Kitab

PASAL 7

KERUSAKAN DAN KEHILANGAN

Ayat 1

Apabila berjalan kerusakan terhadap kendaraan, pihak pertama diharuskan melakukan perbaikan atau mengeluarkan cost cost atas kerusakan tersebut sehubungan bersama dengan pemakaiannya.

Ayat 2

Pihak pertama diwajibkan mengganti onderdil (spare part) kendaraan yang rusak akibat penggunaan yang membuat spare part tersebut tidak sanggup digunakan kembali bersama dengan sparepart yang sama.

Ayat 3

Pihak pertama dibebaskan dari segal pindah rugi atau tuntutan dari pihak kedua akibat kerusakan terhadap kendaraan yang diakibatkan oleh force majeure yang dimaksud bersama dengan force majeure adalah:

  1. bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, petir, angin topan serta kebakaran yang disebabkan oleh aspek ekstern yang mengganggu kelangsungan perjanjian ini
  2. Huru-hara, kerusuhan, pemberontakan, dan perang.

Ayat 4

Apabila berjalan kehilangan karena kelalaian pihak pertama sendiri, maka pihak pertama diharuskan untuk mengganti bersama dengan kendaraan sejenis bersama dengan th. pembuatan dan kondisi cocok atau seimbang bersama dengan kendaraan yang disewanya.

PASAL 8

PEMBATALAN

Ayat 1

Apabila pihak pertama laksanakan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini maka pihak kedua berhak untuk minta perjanjian ini dibatalkan.

Ayat 2

Pihak kedua diharuskan memberitahukan pembatalan tersebut secara tertulis kepada pihak pertama dan pihak pertama diwajibkan menyerahkan kembali kendaraan yang disewanya selambat-lambatnya 1 (Satu) hari sesudah perjanjian ini dibatalkan.

Ayat 3

Pihak pertama memberi kuasa penuh kepada pihak kedua yang atas kuasanya bersama dengan hak substitusi untuk menyita kendaraan punya pihak kedua, baik yang berada di area pihak pertama atau di area pihak lain yang mendapat hak dari padanya

Ayat 4

Pihak kedua berhak berharap dukungan pihak berwajib untuk menarik kembali kendaraan tersebut dan segala cost pengambilan kendaraan tersebut semuanya jadi beban dan tanggung jawab pihak pertama.

Ayat 5

Pihak pertama melewatkan pihak kedua dari tuntutan kerugian dari pihak pertama atas pembatalan perjanjian ini.

PASAL 9

PELANGGARAN DARI PIHAK KEDUA

Ayat 1

Apabila pihak kedua laksanakan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini, maka pihak kedua harus mengimbuhkan atau membayar pindah rugi kepada pihak pertama.

Ayat 2

Besarnya pindah rugi cocok ayat (1) di atas ditetapkan oleh 2 (dua) orang arbiter yang terdiri dari seorang arbiter yang ditunjuk pihak kedua dan seorang arbiter yang ditunjuk pihak pertama.

PASAL 10

LAIN-LAIN

Hal-hal yang belum dicantumkan di dalam perjanjian ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat oleh Kedua belah pihak.

PASAL 11

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila berjalan perselisihan dan tidak sanggup diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak sudah sepakat untuk pilih area tinggal yang umumdan senantiasa di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri _______.

PASAL 12

PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) bersama dengan dibubuhi materai secukupnya yang berkekuatan hukum yang mirip yang masing-masing dipegang pihak kedua dan pihak pertama dan jadi berlaku sejak ditandatangani kedua belah pihak.

Makassar, 10 Oktober 2018

Pihak Pertama   Pihak Kedua

Ilham Hidayat    Nelma Kharisma

 

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/