alat eksresi pada manusia

Epidermis (lapisan kulit semut)

Epidermis adalah lapisan kulit terluar dan sangat tipis. Epidermis terdiri dari stratum korneum dan akuifer. Stratum korneum adalah sel mati yang cenderung terlepas, tidak mengandung pembuluh darah atau serabut saraf, sehingga tidak akan berdarah saat pengelupasan. Lapisan Malphigi adalah lapisan di bawah stratum corneum, yang terdiri dari sel-sel hidup dan memiliki kemampuan untuk membelah. Lapisan mulligi memiliki pigmen yang dapat menentukan warna kulit dan dapat melindungi sel dari kerusakan akibat sinar matahari.

Dermis (tidak diperlihatkan)

Dermis adalah lapisan kulit yang terletak di bawah lapisan epidermis. Dermis lebih tebal dari lapisan epidermis. Lapisan kulit terdiri dari beberapa organisasi sebagai berikut.

Jaringan ikat di bawah kulit

Lapisan ini terletak di bawah dermis, di antara lapisan jaringan ikat di bawah kulit di mana dermis dibatasi oleh sel-sel lemak. Lemak ini membantu melindungi tubuh dari benturan, sebagai sumber energi dan menjaga suhu tubuh.

ginjal

Ginjal adalah sistem ekskresi manusia, komponen utama urin. Manusia memiliki ginjal sekitar 10 cm. Posisi ginjal di rongga peritoneum kiri dan kanan vertebra. Ginjal berfungsi untuk menghilangkan metabolit dari darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengalirkan gula darah di atas level normal, dan mengatur keseimbangan kadar asam, basa dan garam dalam tubuh.

Proses pembentukan urin

Filtrasi: proses penyaringan sel darah. Hasil dari proses penyaringan masih berupa urin primer yang mengandung air, glukosa dan asam amino. Tetapi tidak mengandung protein dan darah.
Reabsorpsi: proses reabsorpsi zat yang masih dibutuhkan tubuh. Hasil dari proses resorpsi adalah urin sekunder.
Enhancement: proses pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Hasil dari proses peningkatan adalah urine aktual.

paru-paru

Banyak paru-paru manusia yang terletak di dalam rongga toraks dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru memiliki fungsi utama sebagai alat bantu pernapasan. Paru-paru juga merupakan organ ekskretoris yang berfungsi untuk menghilangkan gas residu dari proses pernapasan, yaitu CO 2 (karbon dioksida) dan H 2 O (uap air).

jantung

Hati berada di rongga perut kanan di bawah diafragma yang dilindungi oleh selaput tipis yang disebut hepatitis kapsuler. Fungsi hati untuk mengeluarkan cairan empedu dari remodeling sel darah merah yang rusak yang rusak di limpa. Selain berfungsi sebagai organ ekskretoris, hati juga bertindak sebagai penawar racun yang menyimpan glikogen (gula otot), pembentukan sel darah merah pada janin, dan sebagai kelenjar pencernaan.
Sistem ekskresi

Sumber : https://rumusbilangan.com/