Mengenal Magnet dan Sifatnya

Mengenal Magnet dan Sifatnya

pernahkah anda menyaksikan atau bahkan memiliki hiasan-hiasan yang tertempel di kulkas? Kenapa ya dapat melekat dan tidak jatuh? Tapi kenapa dikala yang ditempelkan kertas atau kayu kenapa tidak menempel?

Nah, benda yang dapat melekat itu disebut sebagai magnet. Magnet merupakan suatu benda yang dapat menarik benda-benda lain dari bahan tertentu.

Squad, ternyata magnet ini sudah lama ditemukan lho, kurang lebih 2000 tahun lalu. Magnet sendiri pertama kali ditemukan oleh bangsa Yunani di daerah yang bernama Magnesia (sekarang Manisa, Turki) dan itu juga mengapa dinamankan magnet, cocok dengan daerah penemuannya, Squad. Pada saat pertama kali ditemukan, magnet masih berupa magnet alam yang berupa batu, tapi memiliki kapabilitas untuk menarik benda-benda yang memiliki kandungan logam. Magnet ini pertama kali dimanfaatkan oleh bangsa Cina sebagai kompas di dalam pelayaran kurang lebih menjadi tahun 1200 masehi, lho.

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, saat ini sudah banyak alat-alat yang gunakan magnet seperti telepon, dinamo, bel listrik, loudspeaker, dan lain lain. Oh iya berdasarkan kemagnetannya, benda dapat digolongkan jadi dua yaitu:

1. Bahan Magnetik (ferromagnetik)

Bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet dan dapat dimagnetkan

Contoh : besi, baja, nikel, kobalt.

2. Bahan Non-magnetik, terbagi jadi dua kelompok yaitu:
a. Bahan paramagnetik
Bahan yang ditarik dengan lemah oleh magnet dan tidak dapat dimagnetkan

Contoh : alumunium, platina, tembaga.

b. Bahan diamagnetik

Bahan yang tidak diterima dengan lemah oleh magnet dan tidak dapat dimagnetkan

Contoh : seng, merkuri, emas

magnet adalah salat satu type materi dan pada tiap tiap bahannya memiliki pembawaan magnetik yang berbeda-beda tergantung pada type bahan dan sifatnya.

Coba mencermati dengan baik, Squad. Jika anda mendekatkan benda yang terbuat dari besi ke magnet, maka anda pasti merasakan tersedia jenis tarik yang menyebabkan besi selanjutnya melekat pada magnet.

Nah, pada tiap tiap magnet pasti memiliki dua daerah paling kuat jenis magnetnya yaitu kutub magnet. Kutub magnet kebanyakan berada diujung-ujung magnet yang mempunyai jenis tarik atau jenis tolak terbesar. Terdapat 2 kutub magnet yaitu kutub utara (N) dan kutub selatan (S). Gaya yang bekerja pada magnet berupa tarikan dan dorongan. Terdapat dua pembawaan kutub magnet: https://www.biologi.co.id/

  • Kutub yang tidak serupa type dapat tarik menarik
  • Kutub yang jenisnya serupa dapat tolak-menolak